Payroll

Keuntungan Menggunakan Sistem Payroll Bagi Perusahaan

Perusahaan pada umumnya menggunakan istilah payroll kepada setiap gaji karyawan yang akan dibayarkan dan sebagai catatan untuk menjelaskan berapa jumlah gaji yang diinginkan setiap karyawan. Definisi payroll disini sangat menguntungkan akuntansi dan ekonomi diartikan suatu motede penggajian yang dirancang khusus oleh suatu perusahaan agar proses pemberian gaji para karyawan menjadi efektif dan efisien. Maka dari itu, perusahaan harus memberikan nilai yang baik dan benar setiap memiliki sistem payroll yang ideal agar dapat menangani urusan payroll tanpa ada kesalahan sedikitpun.

Dengan adanya software payroll, perusahaan Anda dengan mudah menghitung gaji yang harus dibayarkan kepada karyawan berdasarkan perhitungan data jam kerja dan kehadiran yang sudah diintergrasikan didalam sistem yang ada. Sistem tersebut akan otomatis menarik gaji atau dana deposito perusahaan yang ada di rekening karyawan yang didaftarkan.

Keuntungan Menggunakan Sistem Payroll

Beberapa hal yang dianggap penting apabila perusahaan menggunakan sistem payroll. Diantaranya adalah sebagai berikut ini:

  1. Pembayaran gaji merupakan salah satu apresiasi atas jasa karyawan selama bekerja. Maka dari itu, pembayaran gaji yang diberikan harus se adil-adilnya dan sesuai dengan kinerja setiap masing-masing karyawan dan membantu untuk memantau kerajinan karyawan dalam keseharian nya.
  2. Software payroll dapat menjaga keamanan identitas setiap masing-masing karyawan, apalagi bagi perusahaan dengan jumlah yang cukup banyak. Maka dari itu, perusahaan perlu mengelolah semua data karyawan dengan memberlakukan peraturan yang sangat jelas, agar dapat mengatur sistem gaji yang efektif dan efisien.
  3. HR perusahaan akan dapat memantau perkembangan karyawan dalam bekerja dan dikemudian haru dapat menyesuaikan dengan kebutuhan yang dibutuhkan perusahaan.
  4. Software payroll berfungsi untuk melengkapi yang dibutuhkan perusahaan untuk memberikan gaji karyawan secara detail dengan memberikan seluruh gaji dan tunjangan-tunjangan yang sesuai.

Jika bisnis Anda sudah menjadi yang terbaik, Anda harus mengelola perusahaan menjadi lebih baik lagi dengan menggunakan U-Channel. U-Channel software aplikasi B2B Ordering yang bisa Anda gunakan untuk mengelola masalah administrasi perusahaan Anda dengan mudah, cepat dan simpel. Selain itu, ada fitur laporan stock secara realtime, tidak memerlukan instalasi, mudah digunakan dengan tampilan e-commerce yang sangat familiar dan banyak fitur yang menguntungkan lainnya. Untuk mendapatkan kemudahan tersebut, Anda hanya perlu mendaftarkan disini dan untuk berlangganan Anda bisa menikmati beberapa fitur dan kemudahan dari U-Channel. Info lebih lanjut silahkan Anda klik disini atau download aplikasi nya di Google Play Store

Workers talking and pointing shelves in a warehouse

Beberapa Hal Yang Harus di Hindari Dalam Mengelolah Stock

Hasil gambar untuk manajemen gudang

Inti dari sebuah bisnis bukan dalam hal penjualan saja. Manajemen inventory adalah salah satu yang yang terpenting dari bisnis. Tapi sering kali perusahaan gagal dalam mengelolah inventory dengan benar.

Dalam mengelolah inventory yang salah, pasti kesalahan itu memakan biaya. Pengelolahan stok barang yang tidak efisien akan merugikan bisnis perusahaan Anda. Hal yang terpenting untuk mengetahui kesalahan yang sering terjadi dan mengetahui cara untuk mengatasinya. Berikut beberapa kesalahan yang perlu dihindari dalam mengelolah stok.

Sistem Gudang yang Tidak Tertata (Berantakan)

Ada perbedaan antara memiliki gudang yang berfungsi dengan yang beroperasi optimal. Namun, manajemen penyimpanan sering terabaikan dalam proses distribusi barang. Pada kesalahan ini sering terlewatkan barcode pada barang, bisa berdampak kerugian waktu dan biaya yang cukup merugikan perusahaan.

Apabila karyawan masih harus terus bolak-balik mencari barang digudang karena tidak baiknya sistem pembarcodean pada lokasi penyimpanan, maka dari itu kerugian yang timbul akan sangat merugikan bisnis perusahaan Anda.

Ber-konsistenlah pada hal yang sederhana, contohnya penyimpanan yang diberikan tanda dengan jelas atau peruntukan area yang dekat dengan area bongkar muat untuk permintaan barang yang tinggi dan harus sering diorder oleh rekan bisnis Anda.

Jarang Melakukan Stok Opname

Bukan hal yang wajar apabila perusahaan menghentikan operasionalnya selama satu hari untuk melakukan pengecekan persediaan atau stok opname. Dikarenakan hal ini berdampak pada kehilangan suatu barang dan berpotensi merugikan perusahaan Anda.

Cara ini sudah ketinggalan zaman dan tidak produktif sama sekali. Lebih baik melakukan pengecekan rutin dengan frekuensi yang lebih sering. Agar tidak perlu menghentikan operasional dan terhindar dari risiko kehilangan.

Memberikan Sistem Manajemen Stok Inventory yang Baru dengan Staff yang belum Terlatih

Stok Inventory merupakan aset yang terpenting dalam sebuah perusahaan, maka setiap bisnis yang diasumsikan memahami pentingnya memastikan staff yang terlatih dengan baik untuk mengelolah suatu gudang/inventory.

Banyak bisnis yang berinvestasi untuk melatih karyawan yang baik. Banyak yang memutuskan untuk menempuh pendekatan otodidak dalam penerapan sistem manajemen inventory.

Jika bisnis Anda sudah menjadi yang terbaik, Anda harus mengelola perusahaan menjadi lebih baik lagi dengan menggunakan U-Channel. U-Channel software aplikasi B2B Ordering yang bisa Anda gunakan untuk mengelola masalah administrasi perusahaan Anda dengan mudah, cepat dan simpel. Selain itu, ada fitur laporan stock secara realtime, tidak memerlukan instalasi, mudah digunakan dengan tampilan e-commerce yang sangat familiar dan banyak fitur yang menguntungkan lainnya. Untuk mendapatkan kemudahan tersebut, Anda hanya perlu mendaftarkan disini dan untuk berlangganan Anda bisa menikmati beberapa fitur dan kemudahan dari U-Channel. Info lebih lanjut silahkan Anda klik disini atau download aplikasi nya di Google Play Store

presentasi-yang-baik-dalam-bahasa-inggris

Cara Membedakan Konsep Penjualan dan Konsep Pemasaran

Dalam lingkup bisnis, pastinya Anda sangat familiar dengan konsep penjualan dan konsep pemasaran. Baik konsep penjualan dan konsep pemasaran merupakan sesuatu yang sudah sering didengar namun masih sering disalahkan artikan. Padahal terdapat garis perbedaan antara konsep penjualan dan konsep pemasaran, meskipun keduanya mempunyai tujuan yang sama yakni untuk mendapatkan laba sebesar-besarnya. Perbedaan tersebut terletak pada banyak aspek, baik itu makna, pandangan, proses, kegiatan, manajemen dan aspek lainnya. Konsep penjualan menekankan pada kebutuhan penjualan dan oleh karena itu dalam konsep ini penjualan yang menguasai pasar. Sementara, konsep pemasaran berkonsentrasi pada kebutuhan konsumen dan kemudian memenuhi kebutuhkan tersebut. Oleh karena itu dalam konsep ini konsumen dianggap sebagai raja. Simak penjelasan lebih lanjutnya berikut ini.

Konsep Penjualan

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, konsep penjualan menekankan pada kebutuhan penjual yang berarti fokus untuk menjual produk semata. Konsep ini dipraktikkan secara lebih mendalam pada produk-produk yang jarang diinginkan oleh orang-orang seperti produk asuransi, ensiklopedi, dan lain sebagainya. Dalam kasus ini, tujuan penjual adalah untuk menjual apa yang mereka hasilkan daripada membuat apa yang diinginkan oleh konsumen. Oleh karena itu dibutuhkan usaha ekstra untuk mendapatkan hasil penjualan yang diinginkan. Penjual mendorong produk untuk naik ke pasaran dan dibeli oleh konsumen melalui penjualan agresif, iklan persuasif, promosi penjualan yang luas, publisitas yang kuat dan hubungan masyarakat. Namun, konsep ini mempunyai resiko yang cukup tinggi terhadap perkembangan bisnis. Karena minimnya pertimbangan terhadap keinginan konsumen, penjual cenderung mengabaikan fokus untuk membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan.

Konsep Pemasaran

Berbeda dari konsep sebelumnya, konsep pemasaran mempunyai pedoman untuk saling memberi kepuasan baik itu bagi penjual maupun konsumen. Konsep ini percaya bahwa kunci dalam kesuksesan bisnis yang efektif adalah menciptakan, memberikan dan mengkomunikasikan nilai-nilai yang dipegang konsumen untuk memuaskan konsumen itu sendiri. Konsep pemasaran sangat berorientasi pada pasar yang didorong oleh konsumen. Dan karena tujuannya adalah laba jangka panjang, maka bisnis yang mengaplikasikan konsep pemasaran akan menjaga hubungan baik dengan konsumennya.

Perbedaan Antara Konsep Penjualan dan Konsep Pemasaran

Selain pengertian di atas, terdapat beberapa perbedaan mendasar antara kedua konsep tersebut yang dijabarkan pada poin-poin di bawah ini.

  1. Dalam konsep penjualan, orientasi penjual adalah untuk menjaga bisnis dan produk yang dihasilkan. Sementara konsep pemasaran berorientasi pada kepuasan konsumen.
  2. Konsep penjualan berusaha untuk memaksa konsumen berpikir tentang produk. Di sisi lain, konsep pemasaran akan mengarahkan produk agar dapat masuk ke dalam pikiran konsumen secara perlahan.
  3. Titik awal konsep pemasaran adalah target pasar, sehingga hal pertama yang dilakukan dalam konsep pemasaran adalah riset untuk mengetahui kebutuhan konsumen. Sebagai lawan dari ini, konsep penjualan membuat pabrik sebagai titik awal. Oleh karenanya penjual akan membuat produk terlebih dahulu dan dilanjutkan dengan usaha promosi.
  4. Fokus utama dari konsep pemasaran adalah pada kebutuhan konsumen, konsep penjualan lebih menekankan pada produk yang sudah ada.
  5. Konsep penjualan memiliki perencanaan bisnis jangka pendek dengan mengambil posisi yang baik di pasar, tetapi hanya untuk periode yang singkat. Sebaliknya, ada perencanaan matang yang berkonsentrasi pada loyalitas dalam konsep pemasaran sehingga menghasilkan stabilitas merek jangka panjang.
  6. Upaya yang terlibat dalam konsep penjualan hanya mencakup promosi dan persuasi. Sementara, upaya pemasaran yang terstruktur biasa digunakan dalam konsep pemasaran. Upaya ini mencakup berbagai strategi yang berkaitan dengan berbagai aspek yaitu produk, harga, tempat, distribusi dan promosi.
  7. Dalam konsep pemasaran, harga ditentukan berdasarkan berbagai faktor yang ada di pasar, yaitu permintaan dan penawaran komoditas. Berbeda dengan konsep penjualan yang menjadikan biaya produksi sebagai dasar pembentukan harga produk.

Dari penjelasan di atas, diketahui bahwa konsep pemasaran relatif lebih luas jika dibandingkan dengan konsep penjualan. Konsep pemasaran menggabungkan sejumlah kegiatan seperti mengidentifikasi kebutuhan konsumen, merancang, dan mengembangkan produk sesuai keinginan konsumen, menetapkan harga serta promosi. Konsep penjualan merupakan bagian dari konsep pemasaran yang hanya terdiri dari proses produksi, promosi dan transfer kepemilikan produk. Namun tentu saja ada produk-produk tertentu yang memang ditujukan untuk menggunakan konsep penjualan dan ada yang lebih baik menggunakan konsep pemasaran. Anda dapat menyesuaikan konsep yang dipakai sesuai dengan bisnis yang dirintis.

Melihat dari beberapa penjelasan di atas, tentunya Anda bisa menyesuaikan jenis konsep yang akan dipakai sesuai dengan bisnis Anda. Untuk barang-barang komoditas, penggunaan konsep pemasaran akan lebih cocok. Mengingat pasar sudah siap dan persaingannya cukup sehat. Namun jika Anda memiliki bisnis dengan produk yang jarang diinginkan, Anda bisa menggunakan konsep penjualan seperti yang disebutkan di atas.

Bagi Anda yang memiliki kesulitan dalam merencanakan bisnis kedepannya dapat berkonsultasi secara langsung dengan para profesional hanya di Jurnal. Jurnal merupakan software akuntansi online yang dapat menjadi solusi terbaik bisnis Anda. Selain fitur-fitur yang membantu mengurus keuangan bisnis Anda, Jurnal juga menyediakan kemudahan bagi para pemilik bisnis dengan program konsultasi gratis. Jadwalkan sesi bertemu langsung konsultan profesional dan konsultasikan masalah keuangan, pembukuan, dan perpajakan bisnis secara privat dan one-on-one.

strategy

Cara Jitu Marketing Mudah untuk Bisnis UMKM

Sebaik apapun kualitas barang atau jasa yang Anda pasarkan, hal tersebut akan percuma jika tidak ada orang yang membeli dan menggunakannya. Oleh karena itu, kenapa Anda sangat membutuhkan Cara Jitu Bisnis dan Marketing, yang akan membantu Anda mempromosikan produk Anda ke customer.

Banyak cara yang bisa dilakukan oleh bisnis UMKM untuk mempromosikan produk dengan strategi-strategi yang sangat tepat dan ini adalah beberapa diantaranya untuk Anda mencoba.

Membuat Produk yang Unik

Dalam berbisnis buatlah produk yang unik dan memiliki nilai yang lebih dibandingkan dengan produk yang sejenis. Pesaing tentu ada dimana-mana, jika produk atau jasa yang akan Anda tawarkan tidak memiliki kelebihan, maka akan sulit untuk bersaing. Bukan hanya itu, selain unik dan berkualitas, produk yang ingin Anda jual harus bisa memenuhi kebutuhan konsumen. Oleh karena itu, inovasi harus selalu Anda lakukan secara berkala. Hal ini sangat penting dikarenakan membantu Anda dalam persaingan pasar dan membuat pelanggan Anda loyal terhadap produk/jasa yang akan Anda pasarkan.

Menawarkan insentif untuk referral

Program referral bukanlah sesuatu yang baru dalam strategi bisnis dan marketing. Pada dasarnya, melalui program ini, Anda akan memberikan penawaran menarik kepada orang yang merekomendasikan bisnis Anda ke orang lain hinggan orang tersebut menjadi customer/pelanggan. Yang sering terjadi pada masalah ini, kebanyakan bisnis UMKM biasanya tidak mempunyai dana terlalu banyak untuk menjalankan program referral ini.

Kabar yang sangat baik ini adalah program referral tidak selamanya membutuhkan uang. Sebagai alternatif, Anda bisa memberi tahu pelanggan apabila mereka memberika referral yang nantinya menjadi pelanggan. Anda akan memberika diskon untuk nominal yang cukup besar kepada klien untuk invoice selanjutnya. Cara ini tidak hanya bagus sebagai strategi marketing, tapi juga sangat membantu Anda mendapatkan leads yang kredibel dan berkualitas.

Dukungan dari Customer Support

Hasil gambar untuk customer service

Sebagus apapun software aplikasi ordering yang akan Anda tawarkan, pasti ada masanya software ini mengalami suatu masalah yang membutuhkan perbaikan. Peran customer service sangat membantu dan dibutuhkan. ketika pengguna memiliki pernyataan dan masalah yang harus diselesaikan apabila terjadi kendala-kendala yang ada. Perhatikan bagaimana cara mereka merespon dan menawarkan yang dibutuhkan pelanggan.

Sesuaikan jenis usaha yang akan Anda jalankan dengan software aplikasi ordering yang akan Anda butuhkan. Jangan sampai Anda mengeluarkan biaya yang besar namun banyak faktur yang tidak digunakan atau didapatkan manfaat yang cukup banyak.

U-Channel juga sangat cocok untuk berbagai skala perusahaan mulai dari kecil, menengah hingga besar karena memberikan penawaran harga yang cukup bervariasi dan menarik.

Klik U-Channel

Screenshot_4

Mengatur Bisnis Anda Dengan Genggaman Tangan

Tradisional Ordering

Menjadi seorang pebisnis bukanlah hal yang mudah. Dikarenakan menjadi pebisnis harus mengambil putusan dalam urusan perusahaannya tanpa memiliki waktu luang, apalagi dalam melakukan transaksi bisnis yang mengakibatkan banyaknya keluar dan masuk uang perusahaan.

U-Channel sebagai software ordering B2B sangat memahami apa yang dibutuhkan oleh penggunanya. Karena itu, U-Channel menyediakan software B2B dengan versi Aplikasi Mobile yang membantu pebisnis meninjau transaksi keuangan perusahaan dimanapun dan kapanpun Anda ingin melihatnya secara real-time.

Untuk gambar diatas adalah contoh metode tradisional ordering yang beberapa pebisnis masih menerapkan seperti itu. Maka dari itu, kami berujuan ingin membantu Anda sebagai pebisnis untuk mempermudah cara kerja metode cara pebisnis Anda dengan menggunakan segenggam tangan saja. Seperti gambar dibawah ini:

B2B Ordering U-Channel

Keuntungan apa yang didapat menggunakan U-Channel?

Customer:

  • Pelanggan dengan mudah mempelajari aplikasinya
  • Real-Time Stock
  • Order Tracking
  • Pelanggan dapat langsung order barang

Perusahaan

  • Dapat dengan mudah merilis produk terbaru dan membuat tampilan seperti katalog
  • Input data secara otomatis
  • Tidak akan kekurangan stok
  • Meminimalisir kecurangan
  • Harga yang sudah diatur
Rincian Bisnis
Statistik Pengiriman
Produk Terlaris
Peringkat Pelanggan

Dengan berbagai fitur diatas, Anda tidak perlu repot lagi untuk menghabiskan waktu untuk memonitor status ordering perusahaan Anda, hanya dengan satu genggaman saja, Anda bisa mengetahui kesuluran ordering bisnis kapanpun dan dimana saja.

Download aplikasi U-Channel di playstore. Klik U-Channel

shutterstock-682632409-e1564733142594

Hal Yang Harus Diperhatikan Apabila Ingin Melakukan Stock Opname!

Stock opname adalah hal kegiatan penghitungan secara fisik atas persediaan barang di gudang yang akan dijual. Secara umum, kegiatan ini dilakukan guna mengetahui secara pasti dan akurat mengenai catatan pembukuan yang merupakan fungsi dari salah satu sistem pengendalian internal.

Manfaat Stock Opname

  • Mencocokkan stock jumlah barang yang tersedia digudang dengan sama dengan catatan yang ada dilaporan perusahaan.
  • Mengetahui produk apa yang sudah keluar selama menjalankan usaha
  • Mengetahui produk apa yang tersedia agar tidak terjadi penyimpanan persediaan barang
  • Membantu menghitung harga pokok penjualan (HPP) dan laporan laba rugi perusahaan
  • Mengetahui stock real persediaan barang sesungguhnya
  • Mengurangi terjadinya human error
  • Mencegah terjadinya kecurangan yang terjadi didalam internal perusahaan

Setiap akhir tahun biasanya dilakukan stock opname dan biasanya pemilik bisnis yang melakukannya. Karena bagi perusahaan yang sudah memiliki SPI yang bagus, biasanya dilakukan empat bulan satu kali.

Tips Melakukan Stock Opname

Beberapa hal yang membuat Anda bingung untuk melakukan Stock Opname, Sekiranya hal yang tepat untuk melakukan waktu yang cocok untuk melakukan stock opname,yaitu:

  • Cari waktu yang tepat
    Dalam hal ini, selaku pelaku bisnis Anda wajib memilih waktu yang tepat untuk melakukan stock opname. Bisa juga dilakukan pada hari libur atau pada saat pagi hari ataupun malam hari, dikarenakan stock cukup banyak dimiliki perusahaan akan membuat Anda menjadi semakin banyak waktu yang dibutuhkan.
  • Melakukannya secara berkala
    Untuk jadwal stock opname seharusnya dilakukan secara berkala agar menghindari kemungkinan terjadinya masalah. Stock opname dapat dilakukan empat kali dalam satu tahun.
  • Stock Lama dan Stock Baru Harus dipisahkan
    Anda dapat mengatur stock lama dan stock baru bertujuan agar menghidari barang yang mudah kadaluarsa. Barang yang pertama kali masuk bisa diletakan pada posisi yang paling depan agar mudah diambil, biasa disebut FIFO (First In First Out)
  • Gunakan Aplikasi Kemajuan Teknologi
    Dengan menggunakan aplikasi akan sangat membantu menjaga data-data agar tidak terjadinya Human Error dan Anda mendapatkan manfaat-manfaat yang sangat banyak.

    Setelah menggunakan cara diatas, jangan lupa untuk memberikan laporan hasil stock opname. Dengan mengetahui jumlah stock barang yang sebenar-benarnya, perusahaan akan dengan mudah mendapatkan penyusunan laporan laba rugi. Anda juga dapat mengetahui jumlah barang yang rusak,hilang ataupun pecah.

    Dalam hasil laporan stock opname, mari gunakan U-Channel untuk membantu melakukan laporan hasil stock opname menjadi mudah dengan menggunakan softwarenya, Anda juga dapat meringankan pekerjaan perusahaan. Daftar U-Channel sekarang dan nikmati manfaat-manfaaatnya.